Perkuat Tata Kelola Barang Milik Negara, Kemenko Infra Lakukan Groundbreaking Renovasi Gudang

Perkuat Tata Kelola Barang Milik Negara, Kemenko Infra Lakukan Groundbreaking Renovasi Gudang

JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan terus memperkuat tata kelola Barang Milik Negara (BMN) melalui pembangunan gudang yang lebih representatif, efisien, dan sesuai standar. Komitmen tersebut ditandai dengan seremoni groundbreaking renovasi gudang yang dipimpin Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Sesmenko Infra) Ayodhia G. L. Kalake di Jakarta, Senin (27/7/2026).

Renovasi gudang ini menjadi bagian dari upaya Kemenko Infra meningkatkan kualitas pengelolaan aset negara agar semakin tertib, aman, efektif, dan akuntabel. Selain mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kementerian, pembangunan tersebut juga diharapkan meningkatkan efisiensi pengelolaan BMN.

"Selain itu, hal ini sejalan dengan prinsip efisiensi, sehingga nantinya kita tidak perlu lagi menyewa gudang," ujar Ayodhia.

Dalam sambutannya, Sesmenko Ayodhia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyelesaikan proses pengadaan sesuai ketentuan, mulai dari tahap perencanaan hingga penetapan penyedia jasa pelaksana dan konsultan pengawas.

Memasuki tahap konstruksi, Ayodhia menekankan pentingnya memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai kontrak, memenuhi spesifikasi teknis, menjaga kualitas hasil pekerjaan, mengedepankan aspek keselamatan konstruksi, serta diselesaikan tepat waktu dan tepat biaya.

Kepada penyedia jasa pelaksana, Sesmenko meminta seluruh pekerjaan dilaksanakan secara profesional dengan menjunjung tinggi kualitas, integritas, dan kepatuhan terhadap seluruh ketentuan yang berlaku. Sementara itu, konsultan pengawas diharapkan menjalankan fungsi pengawasan secara independen, objektif, dan proaktif agar setiap potensi kendala dapat segera diantisipasi dan diselesaikan.

Ayodhia juga mengingatkan seluruh jajaran pengelola kegiatan untuk terus memperkuat koordinasi, melakukan pengendalian pelaksanaan secara konsisten, serta menjaga tertib administrasi pada setiap tahapan pekerjaan. Menurutnya, keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan secara fisik, tetapi juga dari penerapan prinsip tata kelola yang baik, akuntabilitas, serta manfaat yang dihasilkan bagi organisasi.

"Keberhasilan proyek ini harus tercermin tidak hanya dari berdirinya bangunan yang berkualitas, tetapi juga dari proses pelaksanaannya yang menjunjung tinggi tata kelola, akuntabilitas, dan memberikan manfaat nyata dalam mendukung pelaksanaan tugas organisasi," tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Sesmenko Ayodhia mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk menjaga komitmen, memperkuat sinergi, serta bekerja dengan penuh tanggung jawab hingga seluruh pekerjaan renovasi selesai sesuai target yang telah ditetapkan.

Melalui renovasi gudang ini, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan berharap pengelolaan Barang Milik Negara semakin optimal sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan secara lebih efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

*SP-270/INFRA/HUMAS/VII/2026*

#KemenkoInfrastruktur
#KemenkoInfra
#MenkoAHY
#InfrastrukturUntukSemua
#MemperkuatInfrastruktur

Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik
Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan

Instagram: @kemenkoinfra
X: @kemenkoinfra
YouTube: @kemenkoinfra