Kemenko Infrastruktur Apresiasi Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Kalbar, Bupati Satono Sambut Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat di Sambas
KALIMANTAN BARAT – Pemerintah terus mempercepat pembangunan infrastruktur pendidikan sebagai investasi jangka panjang untuk menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. Setelah pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Singkawang menunjukkan progres signifikan, pemerintah kini mendorong percepatan realisasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sambas agar semakin banyak anak mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas.
Komitmen tersebut terlihat dalam rangkaian kunjungan jajaran Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan ke Kalimantan Barat, yang diawali dengan peninjauan progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Singkawang dan dilanjutkan dengan pengecekan lokasi usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Penakalan, Kabupaten Sambas.
Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra, mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu dan kelompok rentan putus sekolah.
Menurut Herzaky, pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Singkawang saat ini menunjukkan perkembangan yang sangat baik dan menjadi contoh bagaimana percepatan pembangunan dapat dilakukan melalui kolaborasi seluruh pihak.
Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, progres pembangunan Sekolah Rakyat di Singkawang telah mencapai sekitar 58 persen saat hari Jumat tanggal 5 Juni 2026, dan berada pada jalur yang tepat untuk mencapai target penyelesaian sesuai jadwal.
Herzaky menjelaskan, percepatan pembangunan dilakukan dengan tetap mengedepankan kualitas pekerjaan dan aspek keselamatan kerja. Jumlah tenaga kerja yang terlibat juga terus bertambah sebagai bagian dari upaya akselerasi penyelesaian proyek.
“Pembangunan infrastruktur pendidikan seperti Sekolah Rakyat bukan sekadar membangun gedung sekolah. Yang sedang kita bangun adalah masa depan anak-anak Indonesia. Karena itu kualitas bangunan, ketepatan waktu, dan manfaat yang akan diterima masyarakat menjadi perhatian utama,” ujar Herzaky.
Sekolah Rakyat Singkawang Jadi Contoh Akselerasi
Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Kalimantan Barat sekaligus Ketua Satgas Sekolah Rakyat Kalimantan Barat, Mohd. Yoza Habibie, menjelaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Singkawang terus menunjukkan progres yang positif.
Ia menyampaikan bahwa seluruh pihak yang terlibat terus melakukan pengawasan dan percepatan pekerjaan agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Selain fokus pada percepatan, pelaksanaan pekerjaan juga tetap mengedepankan kualitas konstruksi sehingga bangunan yang dihasilkan benar-benar siap digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Menurut Yoza, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian teknis, serta seluruh tenaga kerja di lapangan menjadi faktor penting yang membuat progres pembangunan berjalan sesuai rencana.
Sambas Disiapkan Jadi Lokasi Pengembangan Berikutnya
Selain meninjau pembangunan yang sedang berjalan di Singkawang, jajaran Kemenko Infrastruktur juga mengecek langsung lokasi usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sambas.
Lokasi yang berada di Desa Penakalan tersebut memiliki luas lahan lebih dari tujuh hektare dan dinilai memiliki kesiapan yang cukup baik untuk mendukung pembangunan. Selain tidak berada di kawasan gambut, lokasi tersebut juga telah didukung akses jalan, jaringan listrik, serta ketersediaan air bersih.
Syarif Hidayat, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Kalimantan Barat, mengatakan kesiapan lahan dan dukungan infrastruktur dasar menjadi modal penting agar proses pembangunan nantinya dapat berjalan lebih efektif ketika usulan memperoleh persetujuan untuk dilaksanakan.
Saat ini, usulan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sambas masih berada dalam tahap pengkajian oleh Kementerian Pekerjaan Umum berdasarkan usulan yang diajukan Kementerian Sosial.
Kemenko Infrastruktur Kawal Percepatan Pembangunan
Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Romi Firman, menegaskan pihaknya akan terus mengawal proses percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Kalimantan Barat, termasuk rencana pengembangan di Kabupaten Sambas.
Menurut Romi, pembangunan infrastruktur pendidikan merupakan salah satu investasi paling strategis karena berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Karena itu, Kemenko Infrastruktur akan terus berkoordinasi dengan kementerian teknis dan pemerintah daerah guna memastikan seluruh persyaratan dan kebutuhan pendukung dapat dipenuhi sehingga proses pembangunan dapat berjalan sesuai target.
Ia menegaskan, percepatan pembangunan Sekolah Rakyat harus menjadi perhatian bersama karena program tersebut menjadi salah satu instrumen penting dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat.
Satono: Sekolah Rakyat Investasi SDM Sambas
Sementara itu, Bupati Sambas Satono menyambut baik rencana pembangunan Sekolah Rakyat di daerahnya.
Menurut Satono, kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sambas. Selain membuka kesempatan belajar yang lebih luas, program tersebut juga menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menyiapkan generasi yang unggul, berdaya saing, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Harapan kita, Sambas dapat menjadi salah satu daerah yang memperoleh pembangunan Sekolah Rakyat tahun ini. Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat,” ujar Satono.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sambas siap memberikan dukungan yang diperlukan agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Saat ini Kalimantan Barat telah memiliki tiga lokasi Sekolah Rakyat yang masuk dalam tahap kedua pembangunan, yakni dua lokasi di Kota Singkawang dan satu lokasi di Kota Pontianak. Pemerintah daerah berharap jumlah tersebut dapat terus bertambah sehingga semakin banyak anak-anak Kalimantan Barat memperoleh akses pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.
SP-183/INFRA/HUMAS/VI/2026
#KemenkoInfrastruktur
#KemenkoInfra
#MenkoAHY
#InfrastrukturUntukSemua
#MemperkuatInfrastruktur
#MembangunEkonomi
Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik
Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan
Instagram: @kemenkoinfra
X: @kemenkoinfra
YouTube: @kemenkoinfra
Komitmen tersebut terlihat dalam rangkaian kunjungan jajaran Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan ke Kalimantan Barat, yang diawali dengan peninjauan progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Singkawang dan dilanjutkan dengan pengecekan lokasi usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Penakalan, Kabupaten Sambas.
Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra, mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu dan kelompok rentan putus sekolah.
Menurut Herzaky, pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Singkawang saat ini menunjukkan perkembangan yang sangat baik dan menjadi contoh bagaimana percepatan pembangunan dapat dilakukan melalui kolaborasi seluruh pihak.
Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, progres pembangunan Sekolah Rakyat di Singkawang telah mencapai sekitar 58 persen saat hari Jumat tanggal 5 Juni 2026, dan berada pada jalur yang tepat untuk mencapai target penyelesaian sesuai jadwal.
Herzaky menjelaskan, percepatan pembangunan dilakukan dengan tetap mengedepankan kualitas pekerjaan dan aspek keselamatan kerja. Jumlah tenaga kerja yang terlibat juga terus bertambah sebagai bagian dari upaya akselerasi penyelesaian proyek.
“Pembangunan infrastruktur pendidikan seperti Sekolah Rakyat bukan sekadar membangun gedung sekolah. Yang sedang kita bangun adalah masa depan anak-anak Indonesia. Karena itu kualitas bangunan, ketepatan waktu, dan manfaat yang akan diterima masyarakat menjadi perhatian utama,” ujar Herzaky.
Sekolah Rakyat Singkawang Jadi Contoh Akselerasi
Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Kalimantan Barat sekaligus Ketua Satgas Sekolah Rakyat Kalimantan Barat, Mohd. Yoza Habibie, menjelaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Singkawang terus menunjukkan progres yang positif.
Ia menyampaikan bahwa seluruh pihak yang terlibat terus melakukan pengawasan dan percepatan pekerjaan agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Selain fokus pada percepatan, pelaksanaan pekerjaan juga tetap mengedepankan kualitas konstruksi sehingga bangunan yang dihasilkan benar-benar siap digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Menurut Yoza, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian teknis, serta seluruh tenaga kerja di lapangan menjadi faktor penting yang membuat progres pembangunan berjalan sesuai rencana.
Sambas Disiapkan Jadi Lokasi Pengembangan Berikutnya
Selain meninjau pembangunan yang sedang berjalan di Singkawang, jajaran Kemenko Infrastruktur juga mengecek langsung lokasi usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sambas.
Lokasi yang berada di Desa Penakalan tersebut memiliki luas lahan lebih dari tujuh hektare dan dinilai memiliki kesiapan yang cukup baik untuk mendukung pembangunan. Selain tidak berada di kawasan gambut, lokasi tersebut juga telah didukung akses jalan, jaringan listrik, serta ketersediaan air bersih.
Syarif Hidayat, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Kalimantan Barat, mengatakan kesiapan lahan dan dukungan infrastruktur dasar menjadi modal penting agar proses pembangunan nantinya dapat berjalan lebih efektif ketika usulan memperoleh persetujuan untuk dilaksanakan.
Saat ini, usulan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sambas masih berada dalam tahap pengkajian oleh Kementerian Pekerjaan Umum berdasarkan usulan yang diajukan Kementerian Sosial.
Kemenko Infrastruktur Kawal Percepatan Pembangunan
Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Romi Firman, menegaskan pihaknya akan terus mengawal proses percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Kalimantan Barat, termasuk rencana pengembangan di Kabupaten Sambas.
Menurut Romi, pembangunan infrastruktur pendidikan merupakan salah satu investasi paling strategis karena berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Karena itu, Kemenko Infrastruktur akan terus berkoordinasi dengan kementerian teknis dan pemerintah daerah guna memastikan seluruh persyaratan dan kebutuhan pendukung dapat dipenuhi sehingga proses pembangunan dapat berjalan sesuai target.
Ia menegaskan, percepatan pembangunan Sekolah Rakyat harus menjadi perhatian bersama karena program tersebut menjadi salah satu instrumen penting dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat.
Satono: Sekolah Rakyat Investasi SDM Sambas
Sementara itu, Bupati Sambas Satono menyambut baik rencana pembangunan Sekolah Rakyat di daerahnya.
Menurut Satono, kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sambas. Selain membuka kesempatan belajar yang lebih luas, program tersebut juga menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menyiapkan generasi yang unggul, berdaya saing, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Harapan kita, Sambas dapat menjadi salah satu daerah yang memperoleh pembangunan Sekolah Rakyat tahun ini. Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat,” ujar Satono.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sambas siap memberikan dukungan yang diperlukan agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Saat ini Kalimantan Barat telah memiliki tiga lokasi Sekolah Rakyat yang masuk dalam tahap kedua pembangunan, yakni dua lokasi di Kota Singkawang dan satu lokasi di Kota Pontianak. Pemerintah daerah berharap jumlah tersebut dapat terus bertambah sehingga semakin banyak anak-anak Kalimantan Barat memperoleh akses pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.
SP-183/INFRA/HUMAS/VI/2026
#KemenkoInfrastruktur
#KemenkoInfra
#MenkoAHY
#InfrastrukturUntukSemua
#MemperkuatInfrastruktur
#MembangunEkonomi
Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik
Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan
Instagram: @kemenkoinfra
X: @kemenkoinfra
YouTube: @kemenkoinfra