Dari Universitas Maritim Terkemuka di St Petersburg, Menko AHY Tekankan Pentingnya Membangun SDM Unggul dan Adaptif
ST. PETERSBURG — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan pentingnya membangun sumber daya manusia (SDM) maritim yang unggul sebagai fondasi masa depan Indonesia saat mengunjungi Saint Petersburg State Maritime Technical University (SPBGMTU), Rusia, Senin (1/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan atas undangan Ketua Dewan Maritim Federasi Rusia Nikolai Patrushev yang juga merupakan alumni universitas tersebut.
Menko AHY menyampaikan, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17.000 pulau, Indonesia membutuhkan generasi muda yang mampu menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi untuk mendukung kemajuan sektor maritim nasional.
“Pada akhirnya, kekuatan maritim sebuah bangsa tidak hanya ditentukan oleh kapal, pelabuhan, atau teknologi yang dimiliki. Fondasi terpentingnya adalah sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan mampu menguasai ilmu pengetahuan serta inovasi,” ujar Menko AHY.
Saint Petersburg State Maritime Technical University merupakan salah satu institusi pendidikan maritim terkemuka di Rusia yang memiliki tradisi panjang dalam bidang teknik perkapalan, arsitektur kapal, teknologi kelautan, serta pengembangan SDM maritim. Dalam kunjungan tersebut, Menko AHY dan delegasi Indonesia berkesempatan melihat berbagai fasilitas pendidikan, hasil riset, serta perkembangan teknologi yang mendukung kemajuan industri maritim modern.
Menko AHY juga meninjau sejumlah dokumentasi sejarah dan capaian universitas, termasuk kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke kampus tersebut pada tahun sebelumnya. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan besarnya perhatian pemerintah Rusia terhadap penguatan pendidikan, riset, dan inovasi sebagai pilar kemajuan sektor maritim.
“Kunjungan ini memberikan banyak perspektif mengenai pentingnya investasi jangka panjang pada pendidikan dan riset. Kemajuan sektor maritim suatu bangsa sangat ditentukan oleh kemampuan menghasilkan talenta-talenta unggul yang mampu menjawab tantangan masa depan,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, Menko AHY menjajaki berbagai peluang kerja sama yang lebih konkret antara Indonesia dan Rusia di bidang pendidikan maritim, penelitian, pengembangan teknologi perkapalan, logistik maritim, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia.
Menurutnya, Indonesia memiliki kepentingan besar untuk terus memperkuat kapasitas maritim nasional. Konektivitas maritim yang kuat akan membantu menurunkan biaya logistik, memperlancar arus barang dan manusia, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan di seluruh Nusantara.
Karena itu, Menko AHY mendorong penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga riset, pemerintah, dan industri sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem maritim yang lebih maju dan berdaya saing.
“Kami menjajaki berbagai peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan talenta maritim. Kerja sama antara perguruan tinggi, dunia riset, dan industri menjadi semakin penting untuk menjawab tantangan masa depan sekaligus memperkuat daya saing bangsa,” jelasnya.
Selain program penelitian bersama, peluang kerja sama yang dibahas juga mencakup pertukaran mahasiswa dan dosen, pelatihan profesional, transfer pengetahuan dan teknologi, serta pengembangan teknologi kapal yang lebih efisien, cerdas, dan ramah lingkungan.
Menko AHY menilai, di tengah berbagai perubahan global seperti dekarbonisasi pelayaran dan transformasi teknologi, kemampuan suatu bangsa tidak lagi hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam yang dimiliki, melainkan juga kualitas sumber daya manusianya.
“Investasi terbaik yang dapat kita lakukan hari ini adalah mempersiapkan generasi yang mampu menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Mereka adalah talenta-talenta yang akan menjadi penggerak kemajuan maritim Indonesia di masa depan,” tegas Menko AHY.
Menutup kunjungan tersebut, Menko AHY berharap berbagai peluang kolaborasi yang telah dibahas dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama konkret yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan SDM maritim Indonesia sekaligus memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Rusia.
“Semoga ruang kolaborasi yang telah terbuka dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun sektor maritim yang semakin maju, berdaya saing, dan berkelanjutan, sekaligus melahirkan generasi maritim unggul yang akan membawa Indonesia semakin maju di masa depan,” pungkas Menko AHY.
Pada kesempatan ini, Menko AHY didampingi Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas, Odo, R.M. Manuhutu; Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang, Nazib Faisal; Staf Khusus Menko, Agust Jovan Latuconsina, Sigit Raditya dan Irjen Pol. Arif Rachman.
SP- 184/INFRA/HUMAS/VI/2026
#KemenkoInfrastruktur
#KemenkoInfra
#MenkoAHY
#InfrastrukturUntukSemua
#MemperkuatInfrastruktur
#MembangunEkonomi
Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik
Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan
Instagram: @kemenkoinfra
X: @kemenkoinfra
YouTube: @kemenkoinfra
Menko AHY menyampaikan, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17.000 pulau, Indonesia membutuhkan generasi muda yang mampu menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi untuk mendukung kemajuan sektor maritim nasional.
“Pada akhirnya, kekuatan maritim sebuah bangsa tidak hanya ditentukan oleh kapal, pelabuhan, atau teknologi yang dimiliki. Fondasi terpentingnya adalah sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan mampu menguasai ilmu pengetahuan serta inovasi,” ujar Menko AHY.
Saint Petersburg State Maritime Technical University merupakan salah satu institusi pendidikan maritim terkemuka di Rusia yang memiliki tradisi panjang dalam bidang teknik perkapalan, arsitektur kapal, teknologi kelautan, serta pengembangan SDM maritim. Dalam kunjungan tersebut, Menko AHY dan delegasi Indonesia berkesempatan melihat berbagai fasilitas pendidikan, hasil riset, serta perkembangan teknologi yang mendukung kemajuan industri maritim modern.
Menko AHY juga meninjau sejumlah dokumentasi sejarah dan capaian universitas, termasuk kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke kampus tersebut pada tahun sebelumnya. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan besarnya perhatian pemerintah Rusia terhadap penguatan pendidikan, riset, dan inovasi sebagai pilar kemajuan sektor maritim.
“Kunjungan ini memberikan banyak perspektif mengenai pentingnya investasi jangka panjang pada pendidikan dan riset. Kemajuan sektor maritim suatu bangsa sangat ditentukan oleh kemampuan menghasilkan talenta-talenta unggul yang mampu menjawab tantangan masa depan,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, Menko AHY menjajaki berbagai peluang kerja sama yang lebih konkret antara Indonesia dan Rusia di bidang pendidikan maritim, penelitian, pengembangan teknologi perkapalan, logistik maritim, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia.
Menurutnya, Indonesia memiliki kepentingan besar untuk terus memperkuat kapasitas maritim nasional. Konektivitas maritim yang kuat akan membantu menurunkan biaya logistik, memperlancar arus barang dan manusia, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan di seluruh Nusantara.
Karena itu, Menko AHY mendorong penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga riset, pemerintah, dan industri sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem maritim yang lebih maju dan berdaya saing.
“Kami menjajaki berbagai peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan talenta maritim. Kerja sama antara perguruan tinggi, dunia riset, dan industri menjadi semakin penting untuk menjawab tantangan masa depan sekaligus memperkuat daya saing bangsa,” jelasnya.
Selain program penelitian bersama, peluang kerja sama yang dibahas juga mencakup pertukaran mahasiswa dan dosen, pelatihan profesional, transfer pengetahuan dan teknologi, serta pengembangan teknologi kapal yang lebih efisien, cerdas, dan ramah lingkungan.
Menko AHY menilai, di tengah berbagai perubahan global seperti dekarbonisasi pelayaran dan transformasi teknologi, kemampuan suatu bangsa tidak lagi hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam yang dimiliki, melainkan juga kualitas sumber daya manusianya.
“Investasi terbaik yang dapat kita lakukan hari ini adalah mempersiapkan generasi yang mampu menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Mereka adalah talenta-talenta yang akan menjadi penggerak kemajuan maritim Indonesia di masa depan,” tegas Menko AHY.
Menutup kunjungan tersebut, Menko AHY berharap berbagai peluang kolaborasi yang telah dibahas dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama konkret yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan SDM maritim Indonesia sekaligus memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Rusia.
“Semoga ruang kolaborasi yang telah terbuka dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun sektor maritim yang semakin maju, berdaya saing, dan berkelanjutan, sekaligus melahirkan generasi maritim unggul yang akan membawa Indonesia semakin maju di masa depan,” pungkas Menko AHY.
Pada kesempatan ini, Menko AHY didampingi Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas, Odo, R.M. Manuhutu; Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang, Nazib Faisal; Staf Khusus Menko, Agust Jovan Latuconsina, Sigit Raditya dan Irjen Pol. Arif Rachman.
SP- 184/INFRA/HUMAS/VI/2026
#KemenkoInfrastruktur
#KemenkoInfra
#MenkoAHY
#InfrastrukturUntukSemua
#MemperkuatInfrastruktur
#MembangunEkonomi
Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik
Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan
Instagram: @kemenkoinfra
X: @kemenkoinfra
YouTube: @kemenkoinfra