Tinjau Moscow Shipyard, Menko AHY Dorong Kemajuan Industri Maritim Indonesia yang Lebih Hijau dan Cerdas

Tinjau Moscow Shipyard, Menko AHY Dorong Kemajuan Industri Maritim Indonesia yang Lebih Hijau dan Cerdas

MOSKOW — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan kunjungan kerja ke Moscow Shipyard, Rusia, Senin (1/6/2026), guna melihat secara langsung perkembangan teknologi, inovasi, dan transformasi industri perkapalan modern. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan dan membuka peluang kerja sama untuk mendorong kemajuan industri maritim Indonesia yang lebih hijau, cerdas, dan berdaya saing.

Dalam kunjungan tersebut, Menko AHY bersama delegasi Indonesia meninjau berbagai fasilitas produksi dan operasional, termasuk penerapan teknologi otomatisasi, sistem pengisian daya, serta kapal penumpang bertenaga listrik yang beroperasi di Sungai Moskow. Menurutnya, berbagai inovasi tersebut menunjukkan bagaimana transformasi sektor maritim dapat berjalan seiring dengan agenda keberlanjutan dan efisiensi.

“Kami melihat secara langsung bagaimana inovasi, otomatisasi, dan energi bersih terintegrasi dalam industri perkapalan modern. Ini menjadi contoh menarik bagaimana sektor maritim dapat berkembang dengan tetap memperhatikan efisiensi, keselamatan, dan keberlanjutan,” ujar Menko AHY.

Menurut Menko AHY, kunjungan tersebut memberikan banyak perspektif mengenai arah perkembangan industri perkapalan global. Ia menilai masa depan sektor maritim tidak lagi hanya ditentukan oleh kapasitas dan ukuran kapal yang dibangun, tetapi juga oleh kemampuan menghadirkan teknologi yang lebih maju, efisien, aman, dan ramah lingkungan.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki kebutuhan yang sangat besar untuk terus memperkuat konektivitas antarpulau sekaligus memodernisasi armada transportasi laut dan kapal perikanan secara bertahap dan berkelanjutan. Karena itu, penguatan industri galangan kapal nasional menjadi salah satu agenda penting dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Bagi Indonesia, transportasi laut memiliki peran yang sangat strategis dalam menghubungkan masyarakat, mendukung distribusi barang, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah. Karena itu, penguatan industri maritim nasional harus terus menjadi perhatian bersama,” kata Menko AHY.

Ia menambahkan, Indonesia memiliki potensi besar untuk terus mengembangkan industri maritim nasional. Dengan ratusan galangan kapal yang tersebar di berbagai daerah, tantangan ke depan bukan hanya membangun lebih banyak kapal, tetapi juga meningkatkan kualitas, produktivitas, daya saing, serta kemampuan industri nasional untuk menjawab kebutuhan masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, Menko AHY juga menyoroti pentingnya penguatan ekosistem industri maritim melalui adopsi teknologi maju, pengembangan energi bersih, serta pembangunan rantai pasok yang kuat. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar industri perkapalan nasional mampu bersaing di tingkat global sekaligus mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.

Kunjungan ke Moscow Shipyard juga membuka berbagai peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan antara Indonesia dan Rusia, mulai dari pengembangan kapal ramah lingkungan, modernisasi infrastruktur pelabuhan dan penyeberangan, kerja sama riset dan inovasi, hingga transfer teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Kami melihat peluang kerja sama yang sangat luas, baik dalam pengembangan teknologi, peningkatan kapasitas SDM, transfer pengetahuan, maupun penguatan industri pendukung. Berbagai pengalaman dan praktik terbaik yang kami pelajari menjadi referensi berharga untuk mempercepat transformasi sektor maritim Indonesia,” jelas Menko AHY.

Menko AHY menegaskan, seluruh pembelajaran dan kerja sama yang dibangun pada akhirnya harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia. Mulai dari meningkatnya konektivitas antardaerah, tumbuhnya industri nasional yang lebih kuat dan kompetitif, terbukanya lapangan kerja baru, hingga tersedianya layanan transportasi laut yang semakin andal dan terjangkau.

“Yang terpenting, setiap kerja sama dan pembelajaran yang kita bangun harus bermuara pada manfaat nyata bagi Indonesia. Konektivitas yang semakin baik, industri yang semakin kuat, lapangan kerja yang semakin luas, serta pelayanan transportasi yang semakin andal bagi masyarakat,” tegasnya.

Menutup kunjungan tersebut, Menko AHY berharap berbagai peluang yang terbuka dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama konkret yang mendukung penguatan kemandirian maritim Indonesia sekaligus mempercepat pembangunan yang lebih merata di seluruh Nusantara.

“Semoga berbagai peluang yang terbuka dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat kemandirian maritim Indonesia, meningkatkan daya saing nasional, dan mendukung pembangunan yang lebih merata di seluruh Nusantara,” pungkas Menko AHY.

Pada kesempatan ini, Menko AHY didampingi Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas, Odo, R.M. Manuhutu; Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang, Nazib Faisal; Staf Khusus Menko, Agust Jovan Latuconsina, Sigit Raditya dan Irjen Pol. Arif Rachman. 

SP-   /INFRA/HUMAS/VI/2026

#KemenkoInfrastruktur
#KemenkoInfra
#MenkoAHY
#InfrastrukturUntukSemua
#MemperkuatInfrastruktur
#MembangunEkonomi

Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik
Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan

Instagram: @kemenkoinfra
X: @kemenkoinfra
YouTube: @kemenkoinfra