Sesmenko Infra Dorong Penguatan Kompetensi Pegawai melalui Bimbingan Teknis Infrastruktur Bangunan Gedung dan Lingkungan
Bandung — Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Sesmenko Infra) Ayodhia G.L. Kalake mendorong peningkatan kompetensi pegawai Kemenko Infra melalui pemahaman teknis di bidang infrastruktur bangunan gedung dan lingkungan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Bimbingan Teknis Pegawai dengan tema “Infrastruktur Bangunan Gedung dan Lingkungan” di Balai Teknik Bahan dan Struktur Bangunan Gedung, Balai Teknik Sains Bangunan, serta Balai Teknik Tata Bangunan Gedung dan Lingkungan, Kementerian Pekerjaan Umum di Bandung, Jawa Barat pada Jumat (21/8).
Sesmenko Ayodhia mengatakan, kegiatan bimbingan teknis menjadi kesempatan bagi para pegawai untuk menambah pengetahuan dan pengalaman, khususnya terkait aspek teknis penyelenggaraan bangunan gedung dan lingkungan.
“Kegiatan ini positif dan dapat bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan pengalaman. Ada ilmu khusus yang memang teman-teman harus tahu. Kami punya tugas untuk sinkronisasi, koordinasi dan juga pengendalian kebijakan. Hal-hal teknis tentunya ada di Kementerian Teknis. Sehingga kami yang berada atau bertugas di Kementerian Koordinator dapat menyelaraskan, menyinkronkan fakta di lapangan dengan bagaimana seharusnya kebijakan ditetapkan,” jelas Sesmenko Ayodhia.
Menurut Sesmenko Ayodhia, ketiga balai teknik tersebut memiliki peran vital dan strategis dalam memberikan layanan teknis, pengujian keandalan, serta dukungan teknis terkait perencanaan dan penyelenggaraan bangunan yang selaras dengan lingkungannya. Pemahaman terhadap aspek teknis tersebut penting bagi pegawai Kemenko Infra dalam menjalankan fungsi koordinasi dan sinkronisasi kebijakan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta berasal dari berbagai unit kerja di lingkungan Kemenko Infra, termasuk perwakilan dari Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang, Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar, Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman, serta Sekretariat Kementerian Koordinator. Kegiatan juga melibatkan peserta magang nasional yang berasal dari berbagai daerah dan latar belakang pendidikan.
Sesmenko Ayodhia menilai keberagaman latar belakang tersebut menjadi kekuatan dalam mendukung koordinasi Kemenko Infra dengan kementerian-kementerian yang berada dalam lingkup koordinasinya. Ia juga menyampaikan pesan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono agar jajaran Kemenko Infra terus membangun komunikasi dan berdiskusi dengan para pemangku kepentingan di lapangan dan daerah.
“Background kita beragam, bervariasi. Tapi itu akan memperkuat koordinasi dengan semua kementerian, khususnya yang berada dalam koordinasi Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. Ini pesan khusus dari Pak Menko juga agar kami sering berdiskusi, tetap mudah dengan teman-teman di lapangan, di daerah,” ujar Sesmenko Ayodhia.
Ia meminta seluruh peserta mengikuti bimbingan teknis dengan baik karena kegiatan tersebut merupakan bagian dari peningkatan kompetensi sumber daya manusia Kemenko Infra.
“Ini adalah bagian dari peningkatan kompetensi Anda semua. Tolong diikuti dengan baik, karena ini akan mendukung peningkatan sumber daya manusia di Kemenko Infra,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Subdirektorat Keandalan Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan, Kementerian Pekerjaan Umum, Ferri Eka Putra, menjelaskan bahwa bimbingan teknis tersebut menjadi kesempatan bagi pegawai Kemenko Infra untuk memperdalam pemahaman mengenai berbagai ketentuan teknis bangunan gedung.
Ferri berharap pengetahuan yang diperoleh peserta tidak hanya mencakup ketentuan bangunan gedung secara umum, tetapi juga aspek bangunan gedung hijau dan bangunan gedung cerdas yang menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan bangunan gedung.
“Kami sangat berharap Ibu Bapak dapat menambah pengetahuan, khususnya berkait dengan ketentuan-ketentuan yang ada di bangunan gedung. Tapi juga berkait dengan bangunan gedung hijau dan bangunan gedung cerdas,” ujar Ferri.
Ferri juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Kemenko Infra dalam mendukung pelaksanaan tugas masing-masing.
Menutup kegiatan, Sesmenko Ayodhia menegaskan bahwa pemahaman terhadap aspek teknis menjadi bekal penting bagi Kemenko Infra dalam merumuskan kebijakan di tingkat nasional. Menurutnya, pengetahuan yang diperoleh langsung dari para pelaku teknis di lapangan dapat membantu Kemenko Infra memastikan kebijakan yang dirumuskan tetap memperhatikan ketentuan teknis yang berlaku.
“Jadi ini pengetahuan baru tentunya bagaimana kami merumuskan suatu kebijakan di tingkat nasional dengan memperhatikan seluruh ketentuan teknis yang ada. Ini sangat bermanfaat bagi kami,” pungkas Sesmenko Ayodhia.
Melalui kegiatan bimbingan teknis ini, Kemenko Infra terus mendorong peningkatan kapasitas pegawai agar memiliki pemahaman yang lebih komprehensif terhadap aspek teknis pembangunan infrastruktur. Penguatan kompetensi tersebut diharapkan semakin mendukung pelaksanaan fungsi koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian kebijakan pembangunan infrastruktur dan kewilayahan.
Dalam kegiatan ini turut hadir, Kepala Subdirektorat Teknologi dan Peralatan Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan, Kementerian Pekerjaan Umum, Fitrijani Anggraini Kepala Balai Teknik Bahan dan Struktur Bangunan Gedung, Kementerian Pekerjaan Umum, Ajun Hariono; Kepala Balai Teknik Sains Bangunan, Kementerian Pekerjaan Umum, Fajar Santoso Hutahaean; dan Kepala Balai Teknik Tata Bangunan Gedung dan Lingkungan, Kementerian Pekerjaan Umum, Latifah Sumandari.
Sesmenko Ayodhia didampingi oleh Sekretaris Deputi Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang, Raimundus Ngajo; Sekretaris Deputi Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman, Novia Fitriyati; Kepala Biro Hukum, Sumber Daya Manusia, dan Organisasi, Rahayu; Kepala Biro Umum dan Keuangan, Andi Hariawan; dan Kepala Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik, Agnes Wirdayanti.
SP-306/INFRA/HUMAS/VIII/2026
Biro Data, Komunikasi dan Informasi Publik
Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan
#KemenkoInfrastruktur
#KemenkoInfra
#MenkoAHY
#InfrastrukturUntukSemua
#MemperkuatInfrastruktur
#MembangunEkonomi
Sesmenko Ayodhia mengatakan, kegiatan bimbingan teknis menjadi kesempatan bagi para pegawai untuk menambah pengetahuan dan pengalaman, khususnya terkait aspek teknis penyelenggaraan bangunan gedung dan lingkungan.
“Kegiatan ini positif dan dapat bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan pengalaman. Ada ilmu khusus yang memang teman-teman harus tahu. Kami punya tugas untuk sinkronisasi, koordinasi dan juga pengendalian kebijakan. Hal-hal teknis tentunya ada di Kementerian Teknis. Sehingga kami yang berada atau bertugas di Kementerian Koordinator dapat menyelaraskan, menyinkronkan fakta di lapangan dengan bagaimana seharusnya kebijakan ditetapkan,” jelas Sesmenko Ayodhia.
Menurut Sesmenko Ayodhia, ketiga balai teknik tersebut memiliki peran vital dan strategis dalam memberikan layanan teknis, pengujian keandalan, serta dukungan teknis terkait perencanaan dan penyelenggaraan bangunan yang selaras dengan lingkungannya. Pemahaman terhadap aspek teknis tersebut penting bagi pegawai Kemenko Infra dalam menjalankan fungsi koordinasi dan sinkronisasi kebijakan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta berasal dari berbagai unit kerja di lingkungan Kemenko Infra, termasuk perwakilan dari Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang, Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar, Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman, serta Sekretariat Kementerian Koordinator. Kegiatan juga melibatkan peserta magang nasional yang berasal dari berbagai daerah dan latar belakang pendidikan.
Sesmenko Ayodhia menilai keberagaman latar belakang tersebut menjadi kekuatan dalam mendukung koordinasi Kemenko Infra dengan kementerian-kementerian yang berada dalam lingkup koordinasinya. Ia juga menyampaikan pesan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono agar jajaran Kemenko Infra terus membangun komunikasi dan berdiskusi dengan para pemangku kepentingan di lapangan dan daerah.
“Background kita beragam, bervariasi. Tapi itu akan memperkuat koordinasi dengan semua kementerian, khususnya yang berada dalam koordinasi Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. Ini pesan khusus dari Pak Menko juga agar kami sering berdiskusi, tetap mudah dengan teman-teman di lapangan, di daerah,” ujar Sesmenko Ayodhia.
Ia meminta seluruh peserta mengikuti bimbingan teknis dengan baik karena kegiatan tersebut merupakan bagian dari peningkatan kompetensi sumber daya manusia Kemenko Infra.
“Ini adalah bagian dari peningkatan kompetensi Anda semua. Tolong diikuti dengan baik, karena ini akan mendukung peningkatan sumber daya manusia di Kemenko Infra,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Subdirektorat Keandalan Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan, Kementerian Pekerjaan Umum, Ferri Eka Putra, menjelaskan bahwa bimbingan teknis tersebut menjadi kesempatan bagi pegawai Kemenko Infra untuk memperdalam pemahaman mengenai berbagai ketentuan teknis bangunan gedung.
Ferri berharap pengetahuan yang diperoleh peserta tidak hanya mencakup ketentuan bangunan gedung secara umum, tetapi juga aspek bangunan gedung hijau dan bangunan gedung cerdas yang menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan bangunan gedung.
“Kami sangat berharap Ibu Bapak dapat menambah pengetahuan, khususnya berkait dengan ketentuan-ketentuan yang ada di bangunan gedung. Tapi juga berkait dengan bangunan gedung hijau dan bangunan gedung cerdas,” ujar Ferri.
Ferri juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Kemenko Infra dalam mendukung pelaksanaan tugas masing-masing.
Menutup kegiatan, Sesmenko Ayodhia menegaskan bahwa pemahaman terhadap aspek teknis menjadi bekal penting bagi Kemenko Infra dalam merumuskan kebijakan di tingkat nasional. Menurutnya, pengetahuan yang diperoleh langsung dari para pelaku teknis di lapangan dapat membantu Kemenko Infra memastikan kebijakan yang dirumuskan tetap memperhatikan ketentuan teknis yang berlaku.
“Jadi ini pengetahuan baru tentunya bagaimana kami merumuskan suatu kebijakan di tingkat nasional dengan memperhatikan seluruh ketentuan teknis yang ada. Ini sangat bermanfaat bagi kami,” pungkas Sesmenko Ayodhia.
Melalui kegiatan bimbingan teknis ini, Kemenko Infra terus mendorong peningkatan kapasitas pegawai agar memiliki pemahaman yang lebih komprehensif terhadap aspek teknis pembangunan infrastruktur. Penguatan kompetensi tersebut diharapkan semakin mendukung pelaksanaan fungsi koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian kebijakan pembangunan infrastruktur dan kewilayahan.
Dalam kegiatan ini turut hadir, Kepala Subdirektorat Teknologi dan Peralatan Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan, Kementerian Pekerjaan Umum, Fitrijani Anggraini Kepala Balai Teknik Bahan dan Struktur Bangunan Gedung, Kementerian Pekerjaan Umum, Ajun Hariono; Kepala Balai Teknik Sains Bangunan, Kementerian Pekerjaan Umum, Fajar Santoso Hutahaean; dan Kepala Balai Teknik Tata Bangunan Gedung dan Lingkungan, Kementerian Pekerjaan Umum, Latifah Sumandari.
Sesmenko Ayodhia didampingi oleh Sekretaris Deputi Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang, Raimundus Ngajo; Sekretaris Deputi Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman, Novia Fitriyati; Kepala Biro Hukum, Sumber Daya Manusia, dan Organisasi, Rahayu; Kepala Biro Umum dan Keuangan, Andi Hariawan; dan Kepala Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik, Agnes Wirdayanti.
SP-306/INFRA/HUMAS/VIII/2026
Biro Data, Komunikasi dan Informasi Publik
Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan
#KemenkoInfrastruktur
#KemenkoInfra
#MenkoAHY
#InfrastrukturUntukSemua
#MemperkuatInfrastruktur
#MembangunEkonomi