Menko AHY Tekankan Kolaborasi Lintas Daerah untuk Percepat Pemerataan Pembangunan
JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan pentingnya penguatan kolaborasi lintas daerah dan lintas sektor untuk mempercepat pemerataan pembangunan serta mengoptimalkan potensi masing-masing wilayah.
Menurut Menko AHY, pembangunan kewilayahan membutuhkan sinergi karena berbagai persoalan pembangunan tidak selalu dapat diselesaikan dalam batas administratif satu daerah.
Pengembangan kawasan metropolitan dan aglomerasi perlu dilakukan secara terintegrasi melalui kebijakan ruang dan ekosistem spasial nasional. Sinkronisasi proyek strategis nasional dengan rencana pembangunan daerah juga harus diperkuat agar pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Jangan terpisah, nanti tidak nyambung, menjadi mahal, menjadi tidak berdampak,” ujar Menko AHY.
Menko AHY juga menekankan pentingnya kerja sama antardaerah untuk mengembangkan potensi yang saling melengkapi. Ia mencontohkan kawasan Pawitandirogo yang mencakup Pacitan, Ngawi, Magetan, Madiun, dan Ponorogo, dengan karakter serta potensi daerah yang berbeda.
“Kalau dikemas dengan baik, dan kerja sama antar daerah ini bisa dikembangkan, saya rasa akan menguntungkan semuanya,” kata Menko AHY.
Selain pemerintah pusat dan daerah, Menko AHY menilai dunia usaha, akademisi, masyarakat sipil, dan media memiliki peran strategis dalam pembangunan.
“Kolaborasi itu bisa melipatgandakan sumber daya yang kita miliki. Sedangkan kepemimpinan bisa melipatgandakan dampak yang kita hadirkan,” ujar Menko AHY.
Menko AHY juga mendorong pendekatan pembangunan berbasis komunitas atau Community Based Development Approach sebagai bagian penting dari pembangunan ke depan.
“Ini adalah mainstream pembangunan bangsa ke depan. Berbasis komunitas,” tegas Menko AHY.
SP-324/INFRA/HUMAS/IX/2026
#KemenkoInfrastruktur
#KemenkoInfra
#MenkoAHY
#InfrastrukturUntukSemua
#MemperkuatInfrastruktur
Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik
Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan
Instagram: @kemenkoinfra
X: @kemenkoinfra
YouTube: @kemenkoinfra
Menurut Menko AHY, pembangunan kewilayahan membutuhkan sinergi karena berbagai persoalan pembangunan tidak selalu dapat diselesaikan dalam batas administratif satu daerah.
Pengembangan kawasan metropolitan dan aglomerasi perlu dilakukan secara terintegrasi melalui kebijakan ruang dan ekosistem spasial nasional. Sinkronisasi proyek strategis nasional dengan rencana pembangunan daerah juga harus diperkuat agar pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Jangan terpisah, nanti tidak nyambung, menjadi mahal, menjadi tidak berdampak,” ujar Menko AHY.
Menko AHY juga menekankan pentingnya kerja sama antardaerah untuk mengembangkan potensi yang saling melengkapi. Ia mencontohkan kawasan Pawitandirogo yang mencakup Pacitan, Ngawi, Magetan, Madiun, dan Ponorogo, dengan karakter serta potensi daerah yang berbeda.
“Kalau dikemas dengan baik, dan kerja sama antar daerah ini bisa dikembangkan, saya rasa akan menguntungkan semuanya,” kata Menko AHY.
Selain pemerintah pusat dan daerah, Menko AHY menilai dunia usaha, akademisi, masyarakat sipil, dan media memiliki peran strategis dalam pembangunan.
“Kolaborasi itu bisa melipatgandakan sumber daya yang kita miliki. Sedangkan kepemimpinan bisa melipatgandakan dampak yang kita hadirkan,” ujar Menko AHY.
Menko AHY juga mendorong pendekatan pembangunan berbasis komunitas atau Community Based Development Approach sebagai bagian penting dari pembangunan ke depan.
“Ini adalah mainstream pembangunan bangsa ke depan. Berbasis komunitas,” tegas Menko AHY.
SP-324/INFRA/HUMAS/IX/2026
#KemenkoInfrastruktur
#KemenkoInfra
#MenkoAHY
#InfrastrukturUntukSemua
#MemperkuatInfrastruktur
Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik
Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan
Instagram: @kemenkoinfra
X: @kemenkoinfra
YouTube: @kemenkoinfra