Kemenko Infra Raih Kematangan UKPBJ Level 3 (Proaktif) dari LKPP

Kemenko Infra Raih Kematangan UKPBJ Level 3 (Proaktif) dari LKPP

Jakarta — Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko Infra) berhasil memenuhi kelengkapan atribut pada sembilan variabel (9/9) dalam penilaian Kematangan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) sehingga ditetapkan mencapai Kematangan UKPBJ Level 3 (Proaktif) oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Plt. Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Daerah, Andreas Dipi Patria hadir mewakili Kemenko Infra menerima penghargaan tersebut dalam kegiatan Rapat Koordinasi UKPBJ Triwulan III Tahun 2026 yang diselenggarakan LKPP dengan tema “Pengadaan Tanpa Batas” pada Selasa (11/8).

Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi Kemenko Infra sebagai kementerian yang relatif baru. Keberhasilan memenuhi seluruh atribut pada sembilan variabel menunjukkan komitmen kuat dalam membangun tata kelola pengadaan barang/jasa yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

Dalam keterangannya usai menerima penghargaan, Plt. SAM Bidang Pembangunan Daerah, Andreas Dipi Patria menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tim UKPBJ Kemenko Infrastruktur.

“Sebagai kementerian yang baru, ini merupakan hasil kerja keras teman-teman di UKPBJ. Dibanding beberapa kementerian lain yang juga baru, Kemenko Infrastruktur mendapat kesempatan dan penghargaan ini. Ini menjadi momentum bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan dan menargetkan level yang lebih tinggi pada tahun mendatang,” ujar Plt. SAM Andreas.

Ia menambahkan bahwa Kemenko Infrastruktur ingin memastikan seluruh proses pengadaan barang/jasa dilaksanakan sesuai asas dan ketentuan yang berlaku, sekaligus memperkuat penerapan prinsip good governance dan mewujudkan clean government.

Ketua LKPP, Sarah Sadiqah menegaskan bahwa penghargaan yang diberikan mencerminkan kualitas tata kelola pengadaan pada instansi penerima

“Predikat tersebut menunjukkan bahwa UKPBJ tidak hanya telah memenuhi berbagai instrumen kebijakan, pembinaan, tetapi juga telah mengimplementasikan tata kelola pengadaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Sarah.

Kematangan UKPBJ Level 3 (Proaktif) mencerminkan kemampuan organisasi dalam mengelola pengadaan secara lebih terencana, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kinerja. Dengan capaian ini, Kemenko Infra diharapkan semakin mampu mendukung pelaksanaan program prioritas pembangunan infrastruktur dan pembangunan kewilayahan secara efektif dan efisien.

Ke depan, Kemenko Infrastruktur akan terus memperkuat kapasitas kelembagaan UKPBJ melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penyempurnaan proses bisnis pengadaan, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan pengawasan internal agar tata kelola pengadaan semakin transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam acara tersebut Deputi Bidang Pengembangan , dan Pembinaan
SDM LKPP, Suharti dan Direktur Pengembangan Profesi dan Kelembagaan LKPP, Dwi Wahyuni Kartianingsih. Dari Kemenko Infra turut hadir Kepala Biro Umum dan Keuangan, Andi Hariawan dan Tim UKPBJ.

SP-291/INFRA/HUMAS/VIII/2026

#KemenkoInfrastruktur
#KemenkoInfra
#MenkoAHY
#InfrastrukturUntukSemua
#MemperkuatInfrastruktur

Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik
Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan

Instagram: @kemenkoinfra
X: @kemenkoinfra
YouTube: @kemenkoinfra