Beri Orasi Ilmiah di Wisuda Bakti Mulya 400, Menko AHY Tekankan Pentingnya SDM Unggul dan Tangguh

Beri Orasi Ilmiah di Wisuda Bakti Mulya 400, Menko AHY Tekankan Pentingnya SDM Unggul dan Tangguh

JAKARTA -  Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengajak para wisudawan Sekolah Bakti Mulya 400 untuk mempersiapkan diri menghadapi dinamika global yang semakin kompleks, sekaligus menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Hal tersebut disampaikan Menko AHY saat memberikan orasi ilmiah dalam acara wisuda Sekolah Bakti Mulya 400, Kamis (11/6/2026).

Dalam orasinya, Menko AHY memaparkan dunia saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan besar, mulai dari krisis iklim dan pemanasan global, percepatan perkembangan teknologi termasuk artificial intelligence, hingga ketidakpastian geopolitik di berbagai kawasan dunia. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut setiap individu untuk memiliki kesiapan, daya adaptasi, serta semangat belajar yang tinggi.

“Dunia kita hari ini sangat dinamis dan penuh ketidakpastian. Oleh karena itu, kita harus memiliki optimisme yang realistis optimis dalam melangkah, namun tetap dibekali kerja keras dan kesiapan menghadapi tantangan,” ujar Menko AHY.

Lebih lanjut, Menko AHY menekankan bahwa Indonesia memiliki posisi strategis di kawasan Indo-Pasifik, didukung oleh kekayaan sumber daya alam serta bonus demografi dengan dominasi generasi muda. Hal ini menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, institusi pendidikan seperti Sekolah Bakti Mulya 400 memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang unggul, berkarakter, dan siap berkontribusi di berbagai bidang, baik sebagai akademisi, profesional, wirausaha, maupun pemimpin masa depan.

Diakhir orasinya, Menko AHY menyampaikan sejumlah pesan kunci kepada para wisudawan. Ia menggarisbawahi pentingnya memiliki kepercayaan diri (belief) terhadap potensi diri, menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan (mastery), menjaga keseimbangan antara ambisi dan kerendahan hati (balance), serta membangun pola pikir berkembang (growth mindset).

Selain itu, Menko AHY juga mendorong generasi muda untuk terus membangun solusi, komunitas, dan visi yang memberi manfaat luas bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberanian untuk melangkah dan menghadapi tantangan merupakan kunci dalam meraih kesuksesan.

“Dream big, work hard, and never give up. Jangan pernah menyerah, teruslah bergerak maju dengan keberanian dan tekad yang kuat,” pesannya.

Lebih lanjut, Menko AHY mengapresiasi capaian para siswa dan siswi Sekolah Bakti Mulya 400 yang berhasil melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan konsistensi lembaga pendidikan dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan semangat pengabdian kepada bangsa.

Menko AHY menilai tantangan yang akan dihadapi generasi muda ke depan tidak semakin mudah. Perubahan teknologi yang berlangsung sangat cepat, disrupsi ekonomi, hingga dinamika global menuntut hadirnya sumber daya manusia yang adaptif, tangguh, dan mampu terus belajar sepanjang hayat.

“Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, karakter yang kuat, serta kepemimpinan yang mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat,” ujar Menko AHY saat memberikan keterangan kepada awak media.

Ia juga mengingatkan para wisudawan agar tidak takut menghadapi kegagalan. Menurutnya, keberhasilan tidak ditentukan oleh seberapa sedikit seseorang mengalami kegagalan, melainkan oleh kemampuannya untuk bangkit dan terus melangkah setelah menghadapi berbagai tantangan.

“Jatuh bangun, suka dan duka merupakan bagian dari perjalanan hidup. Yang terpenting adalah memiliki keberanian untuk terus mencoba, belajar dari setiap pengalaman, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi hambatan,” tuturnya.

Menko AHY menambahkan, setiap generasi memiliki tantangan dan keunggulannya masing-masing. Karena itu, generasi muda Indonesia harus mampu memanfaatkan berbagai peluang yang hadir di era digital tanpa kehilangan nilai-nilai dasar seperti disiplin, kerja keras, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.

Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk terus menghadirkan ruang yang memungkinkan generasi muda berkembang, berinovasi, dan berkarya. Dengan dukungan ekosistem yang tepat, talenta-talenta muda Indonesia diharapkan mampu menjadi penggerak pembangunan sekaligus membawa bangsa menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.

Pada kegiatan ini Menko AHY didampingi Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Informasi Publik, Herzaky Mahendra Putra; Staf Khusus Bidang Kerja Sama Lembaga Non Pemerintah dan Kerja Sama Luar Negeri, Merry Riana; serta Tenaga Ahli Brigjen TNI Rio Neswan.

*SP-185 /INFRA/HUMAS/VI/2026*

#KemenkoInfrastruktur
#KemenkoInfra
#MenkoAHY
#PemerataanPembangunan
#InfrastrukturBerkelanjutan

Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik
Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan

Instagram: @kemenkoinfra
X: @kemenkoinfra
YouTube: @kemenkoinfra