Pelantikan Pejabat Fungsional di Lingkungan Kemenko Infra, Sesmenko Ayodhia Tekankan Profesionalisme dan Akuntabilitas
JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko Infra) melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Jabatan Fungsional melalui mekanisme perpindahan dari jabatan lain di lingkungan Kemenko Infra, Selasa (29/9). Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan profesionalisme dan kompetensi aparatur dalam mendukung pelaksanaan tugas Kemenko Infra.
Sekretaris Kemenko Infra (Sesmenko), Ayodhia G. L. Kalake, mengatakan pelantikan pejabat fungsional tidak sekadar menjadi perubahan atau penetapan kedudukan jabatan, tetapi merupakan bentuk kepercayaan organisasi kepada para pejabat yang dilantik. Kepercayaan tersebut perlu diwujudkan melalui kontribusi dan pelaksanaan amanah secara optimal.
“Pelantikan ini bukan sekadar perubahan atau penetapan kedudukan jabatan. Tetapi bentuk kepercayaan organisasi khususnya Kemenko Infra pada saudara-saudara semua. Organisasi mengharapkan saudara-saudara yang baru dilantik ini untuk memberikan kontribusi yang lebih kepada bangsa dan negara,” ujar Sesmenko Ayodhia.
Sesmenko Ayodhia menekankan bahwa Kemenko Infra memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional, khususnya melalui fungsi koordinasi lintas sektor dan lintas kewilayahan. Menurutnya, posisi tersebut menuntut setiap aparatur untuk mampu menjalankan tugas secara profesional sekaligus merespons tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
“Kalau kita melihat Kemenko Infrastruktur ini mempunyai peran yang sangat strategis dalam pembangunan nasional. Sebagai backbone ataupun tulang punggung dari suatu pembangunan nasional yang memang memerlukan kekuatan di bidang ataupun di sektor infrastruktur dan tentunya pembangunan kewilayahan,” tutur Sesmenko Ayodhia.
Lebih lanjut, Sesmenko Ayodhia menyampaikan bahwa kompleksitas tantangan pembangunan, termasuk di era digital, perlu diikuti dengan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat akan pembangunan infrastruktur. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas aparatur di lingkungan Kemenko Infra.
“Tantangan yang semakin kompleks di era saat ini, di era digital. Tapi juga kita tidak bisa menghindari dari beberapa kejadian yang mengharuskan kita melihat ke belakang. Beberapa kali negeri ini ditimpa bencana sehingga seharusnya kita melihat ke depan untuk pembangunan infrastruktur yang kuat dan berkualitas untuk menghadapi bencana. Kita menyaksikan bagaimana rakyat sangat membutuhkan perbaikan infrastruktur dengan segera,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sesmenko Ayodhia secara khusus menekankan peran pejabat fungsional Analis Pengelola Keuangan APBN dalam mendukung tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, efektif, dan efisien. Para pejabat fungsional diharapkan mampu melakukan analisis pengelolaan keuangan sesuai dengan ketentuan serta memberikan masukan yang tepat bagi pimpinan dalam pengambilan keputusan.
“Dalam konteks tersebut, pada saudara-saudara yang dilantik sebagai JF, Analis Pengelola Keuangan APBN memiliki peran penting dalam mendukung pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, efektif dan juga efisien. Analis Pengelola Keuangan APBN diharapkan mampu melaksanakan analisis pengelolaan sesuai dengan ketentuan dan tentunya juga mendukung kualitas pelaksanaan anggaran dan memberikan masukan dan analisa yang tepat pada pimpinan di dalam pengambilan keputusan dalam pengelolaan keuangan,” ungkap Sesmenko Ayodhia.
Menutup sambutannya, Sesmenko Ayodhia menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik sekaligus mengingatkan pentingnya menjalankan amanah jabatan dengan sebaik-baiknya. Ia berharap kontribusi para pejabat fungsional tidak hanya mendukung kinerja Kemenko Infra, tetapi juga memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.
“Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik atas amanah barunya. Dan tentunya harapan kita semua Anda dapat berkontribusi, tidak hanya kepada Kemenko, tapi juga kepada bangsa dan negara ini,” tutupnya.
Adapun pejabat yang dilantik sebagai Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Pertama melalui mekanisme perpindahan dari jabatan lain di lingkungan Kemenko Infra, yaitu Zulfikri, S.Kom.; Ubay Setyo Nugroho, S.M.; Andrie Budiaji, S.E.; dan Irwan, S.Ak.
SP-337/INFRA/HUMAS/IX/2026
#KemenkoInfra
#KemenkoInfrastruktur
#MenkoAHY
#InfrastrukturUntukSemua
#MembangunWilayah
#PembangunanBerkelanjutan
Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik
Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan
Instagram: @kemenkoinfra
X: @kemenkoinfra
YouTube: @kemenkoinfra
Sekretaris Kemenko Infra (Sesmenko), Ayodhia G. L. Kalake, mengatakan pelantikan pejabat fungsional tidak sekadar menjadi perubahan atau penetapan kedudukan jabatan, tetapi merupakan bentuk kepercayaan organisasi kepada para pejabat yang dilantik. Kepercayaan tersebut perlu diwujudkan melalui kontribusi dan pelaksanaan amanah secara optimal.
“Pelantikan ini bukan sekadar perubahan atau penetapan kedudukan jabatan. Tetapi bentuk kepercayaan organisasi khususnya Kemenko Infra pada saudara-saudara semua. Organisasi mengharapkan saudara-saudara yang baru dilantik ini untuk memberikan kontribusi yang lebih kepada bangsa dan negara,” ujar Sesmenko Ayodhia.
Sesmenko Ayodhia menekankan bahwa Kemenko Infra memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional, khususnya melalui fungsi koordinasi lintas sektor dan lintas kewilayahan. Menurutnya, posisi tersebut menuntut setiap aparatur untuk mampu menjalankan tugas secara profesional sekaligus merespons tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
“Kalau kita melihat Kemenko Infrastruktur ini mempunyai peran yang sangat strategis dalam pembangunan nasional. Sebagai backbone ataupun tulang punggung dari suatu pembangunan nasional yang memang memerlukan kekuatan di bidang ataupun di sektor infrastruktur dan tentunya pembangunan kewilayahan,” tutur Sesmenko Ayodhia.
Lebih lanjut, Sesmenko Ayodhia menyampaikan bahwa kompleksitas tantangan pembangunan, termasuk di era digital, perlu diikuti dengan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat akan pembangunan infrastruktur. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas aparatur di lingkungan Kemenko Infra.
“Tantangan yang semakin kompleks di era saat ini, di era digital. Tapi juga kita tidak bisa menghindari dari beberapa kejadian yang mengharuskan kita melihat ke belakang. Beberapa kali negeri ini ditimpa bencana sehingga seharusnya kita melihat ke depan untuk pembangunan infrastruktur yang kuat dan berkualitas untuk menghadapi bencana. Kita menyaksikan bagaimana rakyat sangat membutuhkan perbaikan infrastruktur dengan segera,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sesmenko Ayodhia secara khusus menekankan peran pejabat fungsional Analis Pengelola Keuangan APBN dalam mendukung tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, efektif, dan efisien. Para pejabat fungsional diharapkan mampu melakukan analisis pengelolaan keuangan sesuai dengan ketentuan serta memberikan masukan yang tepat bagi pimpinan dalam pengambilan keputusan.
“Dalam konteks tersebut, pada saudara-saudara yang dilantik sebagai JF, Analis Pengelola Keuangan APBN memiliki peran penting dalam mendukung pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, efektif dan juga efisien. Analis Pengelola Keuangan APBN diharapkan mampu melaksanakan analisis pengelolaan sesuai dengan ketentuan dan tentunya juga mendukung kualitas pelaksanaan anggaran dan memberikan masukan dan analisa yang tepat pada pimpinan di dalam pengambilan keputusan dalam pengelolaan keuangan,” ungkap Sesmenko Ayodhia.
Menutup sambutannya, Sesmenko Ayodhia menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik sekaligus mengingatkan pentingnya menjalankan amanah jabatan dengan sebaik-baiknya. Ia berharap kontribusi para pejabat fungsional tidak hanya mendukung kinerja Kemenko Infra, tetapi juga memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.
“Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik atas amanah barunya. Dan tentunya harapan kita semua Anda dapat berkontribusi, tidak hanya kepada Kemenko, tapi juga kepada bangsa dan negara ini,” tutupnya.
Adapun pejabat yang dilantik sebagai Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Pertama melalui mekanisme perpindahan dari jabatan lain di lingkungan Kemenko Infra, yaitu Zulfikri, S.Kom.; Ubay Setyo Nugroho, S.M.; Andrie Budiaji, S.E.; dan Irwan, S.Ak.
SP-337/INFRA/HUMAS/IX/2026
#KemenkoInfra
#KemenkoInfrastruktur
#MenkoAHY
#InfrastrukturUntukSemua
#MembangunWilayah
#PembangunanBerkelanjutan
Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik
Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan
Instagram: @kemenkoinfra
X: @kemenkoinfra
YouTube: @kemenkoinfra