Di Swiss, Menko AHY Dorong Orkestrasi Keahlian & Jejaring Diaspora Dukung Kemajuan Indonesia
BERN - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berdiskusi dengan diaspora, profesional, dan mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Swiss di Wisma Duta KBRI Bern. Dalam diskusi tersebut, Menko AHY menilai keahlian dan jejaring profesional diaspora Indonesia di Swiss merupakan aset yang dapat mendukung kemajuan Tanah Air.
Pertemuan tersebut dihadiri diaspora Indonesia dari berbagai kota di Swiss, mulai dari Bern, Zürich, Basel, Neuchâtel, Vevey, hingga Winterthur.
Menyambut 75 tahun hubungan bilateral Indonesia–Swiss pada November mendatang, Menko AHY berdiskusi mengenai prioritas pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, khususnya peran Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan dalam mengawal swasembada pangan, energi, air, hingga konektivitas wilayah.
Melalui diskusi yang berlangsung hangat, Menko AHY dan para diaspora bertukar ide mengenai bagaimana hasil riset, keahlian teknis, dan jaringan profesional yang dimiliki diaspora di Swiss dapat diorkestrasi secara nyata untuk mendukung pembangunan nasional.
Sejumlah bidang yang dibahas antara lain inovasi energi terbarukan (renewable energy), pengelolaan air dan limbah, penguatan fasilitas kesehatan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Menko AHY menyampaikan bahwa Swiss merupakan contoh nyata negara maju yang unggul dalam teknologi, pengelolaan air, energi terbarukan, hingga pendidikan vokasi. Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat semakin kuat apabila didukung oleh kapasitas sumber daya manusia diaspora Indonesia.
“Bagi saya, patriotisme tidak mengenal teritori. Di mana pun berada, keahlian dan gagasan para diaspora adalah aset bernilai bagi kemajuan Tanah Air,” ujar Menko AHY.
Menko AHY juga menyampaikan apresiasi atas gagasan kritis dan masukan dari para diaspora. Ia berharap jembatan silaturahmi dan kolaborasi antara diaspora Indonesia di Swiss dan Tanah Air dapat terus diperkuat.
Menko AHY turut menyampaikan terima kasih kepada Duta Besar RI untuk Swiss dan Liechtenstein I Gede Ngurah Swajaya beserta seluruh keluarga besar KBRI Bern atas sambutan hangat yang diberikan.
“Mari terus memperkokoh jembatan silaturahmi dan kolaborasi demi Indonesia yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing global,” tutur Menko AHY.
Pada kunjungan kerja kali ini, Menko AHY didampingi Deputi Infrastruktur Dasar, Nazib Faizal; Staf Khusus Menko Infra, Herzaky Mahendra Putra; Staf Khusus Menteri PU, Ahmad Khoirul Umam; Tenaga Ahli Menko Infra, Mira Permatasari, dan Diska Putri Pamungkas.
Pertemuan tersebut dihadiri diaspora Indonesia dari berbagai kota di Swiss, mulai dari Bern, Zürich, Basel, Neuchâtel, Vevey, hingga Winterthur.
Menyambut 75 tahun hubungan bilateral Indonesia–Swiss pada November mendatang, Menko AHY berdiskusi mengenai prioritas pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, khususnya peran Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan dalam mengawal swasembada pangan, energi, air, hingga konektivitas wilayah.
Melalui diskusi yang berlangsung hangat, Menko AHY dan para diaspora bertukar ide mengenai bagaimana hasil riset, keahlian teknis, dan jaringan profesional yang dimiliki diaspora di Swiss dapat diorkestrasi secara nyata untuk mendukung pembangunan nasional.
Sejumlah bidang yang dibahas antara lain inovasi energi terbarukan (renewable energy), pengelolaan air dan limbah, penguatan fasilitas kesehatan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Menko AHY menyampaikan bahwa Swiss merupakan contoh nyata negara maju yang unggul dalam teknologi, pengelolaan air, energi terbarukan, hingga pendidikan vokasi. Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat semakin kuat apabila didukung oleh kapasitas sumber daya manusia diaspora Indonesia.
“Bagi saya, patriotisme tidak mengenal teritori. Di mana pun berada, keahlian dan gagasan para diaspora adalah aset bernilai bagi kemajuan Tanah Air,” ujar Menko AHY.
Menko AHY juga menyampaikan apresiasi atas gagasan kritis dan masukan dari para diaspora. Ia berharap jembatan silaturahmi dan kolaborasi antara diaspora Indonesia di Swiss dan Tanah Air dapat terus diperkuat.
Menko AHY turut menyampaikan terima kasih kepada Duta Besar RI untuk Swiss dan Liechtenstein I Gede Ngurah Swajaya beserta seluruh keluarga besar KBRI Bern atas sambutan hangat yang diberikan.
“Mari terus memperkokoh jembatan silaturahmi dan kolaborasi demi Indonesia yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing global,” tutur Menko AHY.
Pada kunjungan kerja kali ini, Menko AHY didampingi Deputi Infrastruktur Dasar, Nazib Faizal; Staf Khusus Menko Infra, Herzaky Mahendra Putra; Staf Khusus Menteri PU, Ahmad Khoirul Umam; Tenaga Ahli Menko Infra, Mira Permatasari, dan Diska Putri Pamungkas.